Kulepas






Kulepas
pengganti generasi pergi


Dengan salam
punggung tangan, dan do’a setiap pagi


Belajarlah,
Nak! Denga rasa senang


Bawalah banyak
ilmu ketika kau pulang





Sopan
santunmu, harapanku mengantar ke surga


Religius
adalah cita-cita menuntut ilmu yang sebenarnya


Membawamu kreatif
dan mandiri di dunia


Gagasan yang
kaubawa sampai mati mengarah ke rumahNya





Namun, kini
kulepas kau dengan degub jantung yang bergetar


Ketika
Sopir diragukan punya ambigu haluan


Kita sebagai
menumpang akan pusing, mual dan muntah ke dasar


Religius timpang
dengan keterampilan dan kemandirian





Seismograf iman menandakan getaran yang tak biasa


kebijakan kurikulum dan revisi


takutku menjauhkan engkau dari Agama


Ah, semoga itu hanya rasa was-was dan ilusi





“Nak, kalau
kau tak nyaman, ceritalah ke ibumu. Semoga ibumu bisa mengarahkan ke pendidikan
sejati, bukan sekedar ojekisasi.”







Next Post
No Comment
Add Comment
comment url